Selasa, 15 Mei 2012

Tentang Kegelisahan

Pengertian Kegelisahan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang beraru tidak tenteram hatinya selalu merasa khawatir , tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hari maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya tidak sabar ataupun dalam kecemasa.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu gejala tingkah laku atau gerak gerik tersebut muknya lain dari bisasanya mialnya berjalan mondar mandir dalam ruangan tertentu sambil menundukkannya kepadalnya memandang jauh kedepan sambil mengepalkan tangannya duduk termenung sambil memegang kepalanya duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara dan lain lain
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari keemasan karena itu dalam kehidupn sehari hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan kekhawatiran ataupunk ketakutan definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena hal yang didingainkannya tidak tercapai.

Tiga Macam Kecemasan Yang Menimpa Manusia
Sigmeund freud ahli psikoanalisa berpendapat bawa ada tiga macam kecemasan yang menimpa mansusia yaitu kecemasan kenyataan (objektid) kecemasan neurotic dan kecemasan moril.
  • Kecemasaan Objektif
    Kecematan tentang kenyataaan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorangyang mengancam ntuk mencelakaakaknnya pengalaman bahaya mewarisi kecenderungannya untuk menjadi takut kalau berada dekat benda benda tertentu atau keadaan tertentu di lingkungannya.
    Sebagai contoh, jika seorang wanita yang pernah trauma dengan kecoa, maka dia akan cenderung takut jika melihat kecoa. Namun ada orang dengan reaksi membalik. Karena ia mendendam maja ua berusaha selalu untuk ganti berbuat kejam sebagi pelampiasannya. Misalnya seperti ayng ada di Film Forbidden Party, a.k.a Invitation only.
  • Kecemasan Nerotis (Syaraf)
    Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya yang naluriah. menurut Sugmund Freud kecemasan ini dibagi menjadi tiga macam.
    Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan kecemasan timbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri atau takut akan id nya sendiri, sehingga menekan dan menguasai ego. Kecemasan semacam ini menjadi sifat dari seorang yang gelusan , yang selalu mengira bahwa sesuatu yang hebat terjaid.
  • Kecemasaan Moril
    Kecemasan moril sidebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam macam emosi antara lain: iri, benci dendam dengki dan marah gelisah cinta dan rasa kurnag percaya diri.
    Misalnya seseorang yang merasa dirinya kurang canntik maka dalam pergaulannya ia terbatas kalau tidak tersisihkan sementara itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan segingga kawan kawannya lebih diniliai sebagai lawan. Ketidakmampuannya menimbulakan kecemasan moril
Sebab-sebab Orang Gelisah
  • Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan )
  • Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)
  • Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )
  • Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang tidak disukai ) 
Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan

Usaha-usaha yang dapat kita lakukan untuk mengatasi kegelisahan ini peratama-tama harus mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga kesulitan dapat kita atasi. Sedangkan cara yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada Tuhan.

Keterasingan

Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu dalah dari kata dasar terasing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Penyebab orang berada dalam posisi terasingkan adalah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat atau kekurangan yang ada pada diri seseorang , sehingga ia dapat atau sulit menyesuaikan diridalam masyarakat.

 Kesepian

Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian. Karena kesepian bagian hidup manusia, lama rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan kasus penyebabnya.
 
 Penyebab Kesepian

Menurut Middlebrook (1980), ada dua faktor penyebab dari kesepian, yaitu :
  1. Faktor Psikologis
    1. Existential Loneliness
Kesepian ini disebabkan oleh kenyataan adanya keterbatasan keberadaan manusia yang disebabkan oleh terpisahnya seseorang dengan orang-orang lain, sehingga tidaklah mungkin baginya untuk berbagi perasaan dan pengalamannya dengan orang lain.
    1. Pengalaman traumatis hilangnya orang-orang terdekat
Hilangnya seseorang yang sangat dekat dengan individu secara tiba-tiba tanpa bisa dihindari seringkali dianggap sebagai penyebab kesepian.
    1. Kurangnya dukungan dari orang lain
Kesepian dialami oleh mereka yang merasa tidak sesuai dengan lingkungannya. Mereka yang mengalami kesepian manganggap diri mereka sebagai orang yang diremehkan dan ditolak lingkungannya.
    1. Adanya masalah krisis dalam diri seseorang dan kegagalan
Bila seseorang merasa harga dirinya terganggu, ia akan menghilangkan semangatnya dan merasa kosong serta menghindar untuk mengadakan hubungan dengan lingkungannya.
    1. Kurangnya rasa percaya diri
Meskipun individu dapar melakukan hubungan sosial dengan baik, namun ia merasa bahwa lingkungan disekitarnya kurang melibatkannya, sehingga menyebabkan individu merasa kesepian, ia hanya dapat berhubungan sosial secara formalitas saja.
    1. Kepribadian yang tidak sesuai dengan lingkungan
Orang-orang yang menjengkelkan, seperti pemarah, terlalu patuh dan tidak mempunyai kemampuan bersosialisasi akan dihindari dari lingkungannya, sehingga mereka merasa kesepian.
    1. Ketakutan untuk menanggung resiko sosial
Individu ini takut terlalu dekat dengan orang lain, bercerita banyak, sehingga mereka yang kesepian akan melihat kedekatan sosial sebagai sesuatu yang berbahaya dan penuh resiko.
  1. Faktor Sosiologis
    1. Takut dikenal orang lain
Individu merasa takut dikenal oleh orang lain, sehingga hal tersebut menghilangkan kesempatannya untuk berhubungan dekat dengan orang lain.
    1. Nilai-nilai yang berlaku pada lingkungan sosial
Nilai-nilai yang dianut masyarakat seperti privacy, kesuksesan dapat menyebabkan seseorang merasa kesepian karena ia merasa terikat oleh nilai-nilai tersebut.
    1. Kehidupan di rumah
Rutinitas di rumah seperti adanya jam makan, keributan di rumah dan kebiasan lainnya juga akan menyebabkan seseorang merasa kesepian karena kejenuhan.
    1. Perubahan pola-pola dalam keluarga
Kehadiran orang lain dalam keluarga akan menyebabkan terganggunya hubungan dengan anggota keluarga lain.
    1. Pindah tempat
Seringnya pindah dari satu tempat ke tempat yang lain menyebabkan seseorang tidak dapat menjalin hubungan yang akrab dengan orang lain.
    1. Terlalu besarnya suatu organisasi
Terlalu banyak orang di sekeliling individu akan menambah perasaan terisolasi. Hal ini akan membuat individu sulit untuk mengenal satu sama lain.
    1. Desain arsitektur bangunan
Bentuk bangunan yang canggih juga berpengaruh terhadap interaksi sosial. Hal ini mengingat bangunan-bangunan dapat menyebabkan masyarakat menjadi individualistis di mana interaksi sosial menjadi terbatas.
Sadler (dalam Kirana, 2005) menambahkan bahwa kesepian dapat disebabkan karena lima hal, yaitu :

  1. Interpersonal Problems
Hal ini disebabkan karena subjek kehilangan orang-orang terdekatnya atau memutuskan hubungan dengan orang lain (berpisah atau bercerai).
  1. Social Shock
Masalah-masalah sosial seringkali membawa dampak negatif, terutama pada masyarakat perkotaan (urban society) seperti pengangguran.
  1. Culture Shock
Setiap kebutuhan memiliki ciri-ciri khas masing-masing. Ketika individu pindah ke tempat baru maka perbedaan budaya antara tempat asal dan tempat individu sekarang dapat menimbulkan masalah-masalah lain, tidak terkecuali kesepian.
  1. Cosmic Problems
Hal ini berkaitan dengan eksistensial manusia atas apa yang sesungguhnya diinginkan dari kehidupan yang dijalaninya.
  1. Psychological Problems
Masalah-masalah psikologis merupakan sebab potensial yang dapat menimbulkan kesepian, terutama bila individu yang bersangkutan tidak mampu menyelesaikan masalah terus-menerus larut dalam kesedihan.

Ketidakpastian

Ketidakpastian adalah sebutan yang digunakan dengan berbagai cara di sejumlah bidang, termasuk filosofifisikastatistikaekonomikakeuanganasuransipsikologisosiologiteknik, dan ilmu pengetahuan informasi. Ketidakpastian berlaku pada perkiraan masa depan hingga pengukuran fisik yang sudah ada atau yang belum diketahui.
Contohnya, jika Anda tidak tahu apakah besok hujan, maka Anda mengalami ketidakpastian. Bila Anda menerapkan kemungkinan ini pada hasil memungkinkan yang menggunakan perkiraan cuaca atau penilaian kemungkinan terkalibrasi, Anda telah memperkirakan ketidakpastian.

Penyebab Ketidakpastian

penyebab ketidak pastian adalah tidak ada yang sama di dunia ini, dan juga kemampuan manusia yang terbatas untuk memastikan sesuatu hal yang ada, serta kekuasaan tiada batas yang dimiliki Allah SWT, dimana setiap manusia tidak akan mengetahui kehendak-Nya.

Usaha Mengatasi Ketidakpastian

Usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketidakpastian yakni bersiap-siap terlebih dahulu, merencanakan segala sesuatunya dengan matang, dan juga berdo’a agar apa yang diinginkan tercapai.

Opini

Dari berbagai permasalahan hidup yang berlangsung dalam setiap kehidupan kita dapat menimbulkan suatu kegelisahan dan ketidakpastian dalam diri kita, akan tetapi hal ini dapat diatasi dengan cara merubah pola berpikir kita menjadi lebih bijaksana dan tidak berpikiran sempit, selalu mengandalkan Tuhan untuk mengatasi setiap masalah dalam hidup kita. Apabila hal tersebut telah berhasil kita lakukan maka permasalahan hidup yang kita hadapi tidak akan menjadi beban yang terlalu berat hingga mengganggu pikiran kita. Jadi menurut saya kegelisahan, kesepian, dan ketidakpastian yang datang dalam kehidupan kita tidak akan menimbulkan dampak negatif apabila kita selalu menanggapinya dengan pikiran yang positif dan tidak berpikiran sempit maupun pesimis.

Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Ketidakpastian
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/faktor-faktor-penyebab-kesepian/
http://nothingwrongwithmylongblackhair.wordpress.com/2010/05/24/manusia-dan-kegelisahan/
http://ayundalarassatii.blogspot.com/2011/04/penyebab-rasa-gelisah-dalam-kehidupan.html
http://yankumala.wordpress.com/2011/05/14/manusia-dan-kegelisahan/



Relavansi antara Tanggung Jawab dan Keberhasilan dan Efeknya

Relavansi

Pengertian Relevansi
Secara umum, arti dari relevansi adalah kecocokan. Relevan adalah bersangkut paut,berguna secara langsung (kamus bahasa Indonesia). Relevansi berarti kaitan, hubungan (kamus bahasa Indonesia). Menurut Green (1995: 16), relevansi ialah sesuatu sifat yang terdapat pada dokumen yang dapat membantu pengarang dalam memecahkan kebutuhan akan informasi. Dokumen dinilai relevan bila dokumen tersebut mempunyai topik yang sama, atau berhubungan dengan subjek yang diteliti (topical relevance). Pada berbagai tulisan mengenai relevance, topicality (topik) merupakan faktor utama dalam penilaian kesesuaian dokumen. Froelich dalam Green (1995: 16) menyebutkan bahwa inti dari relevance adalah topicality.

Pengertian tanggung jawab 
Tanggung jawab adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak.Tanggung jawab merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab,maka semuanya akan menjadi kacau.Contohnya saja adalah jika seorang ayah tidak melakukan tanggung jawabnya mencari nafkah,maka keluarganya akan sengsara. Bagaimanapun juga tanggung jawab menjadi nomor satu di dalam kehidupan seseorang.Dengan kita bertanggung jawab,kita akan dipercaya orang lain,selalu tepat melaksanakan sesuatu,mendapatkan hak dengan wajarnya. Seringkali orang tidak melakukan tanggung jawabnya,mungkin di sebabkan oleh hal hal yang membuat orang itu lebih memilih melakukan hal di luar tanggung jawabnya.Sebagai contohnya,seorang pelajar mempunyai tanggung jawab belajar,sekolah,tapi karena ada game/ajakan teman yang tidak baik untuk bolos sekolah,maka seorang anak itu bisa saja melalaikan tanggung jawabnya untuk bermain/bolos sekolah. Jika kita melalaikan tanggung jawab,maka kualitas dari diri kita mungkin akan rendah.Maka itu,tanggung jawab adalah suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan,karena tanggung jawab menyangkut orang lain dan terlebih diri kita .

Pengertian Keberhasilan
Keberhasilan merupakan sesuatu yang di peroleh dengan keadaan yang sangat baik atau sukses pada saat kita memperjuangkan apa yang sedang kita perjuangkan untuk kepentingan kita.
Hubungan antara Relavansi antara Tanggung Jawab dan Keberhasilan dan Efeknya
jadi revevansi antara Tanggung Jawab dan Keberhasilan yaitu saling bersangkut paut antara tanggung jawab dan keberhasilan .
nah Tanggung Jawab untuk memperoleh Keberhasilan itu efeknya banyak dalam kehidupan sehari-hari Contohnya saja adalah jika seorang ayah tidak melakukan tanggung jawabnya mencari nafkah,maka keluarganya akan sengsara. Bagaimanapun juga tanggung jawab menjadi nomor satu di dalam kehidupan seseorang.

Jumat, 27 April 2012

SEGITIGA BINTANG



LISTING PROGRAM

y="y"
while y == "y" :
    inp = int(raw_input("\nMasukkan tinggi : "))
    inp +=1
    print ""
    for i in range(0,inp-2,1) :
        for j in range(0,i,1) :
            print " ",

        for k in range(i+1,inp,1) :
            print "*",

        for l in range(inp,i+2,-1) :
            print "*",

        print ""

    for i in range(1,inp,1) :
        for l in range(inp-1,i,-1) :
            print " ",

        for k in range(1,i,1) :
            print "*",

        for j in range(0,i,1) :
            print "*",

        print ""

    print"\n"
    y=raw_input("Apakah anda ingin melanjut lagi (y/t) = ")










LOGIKA PROGRAM

y="y"
menjelaskan penginputan string "y" 

while y == "y" :
 berarti menggunakan statement while mengulang mengeksekusi statement dalam blok while selama nilai kondisinya benar dan akan keluar selama atau tidak melakukan eksekusi blok statement  y == "y" :menjelakan penginputan string diatas.

    inp = int(raw_input("\nMasukkan tinggi : "))
Nilai dari input yang tadinya bernilai string akan berubah menjadi integer
dengan sintaks inp = int(raw_input("\nMasukkan tinggi : "))

inp +=1
Kemudian input akan bertambah 1 setiap perulangan terjadi.

    print ""
untuk mencetak kata yang berada dalam tanda ( “ ” ) berarti pada statement ini akan mencetak

    for i in range(0,-2inp,1) :
Apabila suatu kondisi dari perulangan for i in range(0,-2inp,1) terpenuhi maka akan berlanjut ke program berikut.


       for j in range(0,i,-1) :
Apabila suatu kondisi dari perulangan for j in range(0,i,-1) terpenuhi maka akan berlanjut ke program berikut.

           print " ",
Kemudian akan dilanjutkan Mencetak hasil dari program, tanda “,” setelah string adalah operator untuk menggabungkan stirng dengan variabel yang ada.

       for k in range(i+1,inp,1) :
Apabila suatu kondisi dari perulangan for k in range(i+1,inp,1) terpenuhi maka akan berlanjut ke program berikutnya.

            print "*",
Kemudian akan dilanjutkan Mencetak * hasil dari program, tanda “,” setelah string adalah operator untuk menggabungkan stirng dengan variabel yang ada.

      

for l in range(inp,i+2,-1) :
Apabila suatu kondisi dari perulangan for l in range(inp,i+2,-1) terpenuhi maka akan berlanjut ke program berikut.

            print "*",
Kemudian akan dilanjutkan Mencetak * hasil dari program, tanda “,” setelah string adalah operator untuk menggabungkan stirng dengan variabel yang ada.

       print ""
Untuk mencetak kata yang berada dalam tanda ( “ ” ) berarti pada statement ini akan mencetak.

                   for i in range(1,inp,1) :
Apabila suatu kondisi dari perulangan for l in range(1,inp,1) terpenuhi maka akan berlanjut ke program berikut.

        for l in range(inp-1,i,-1) :
Apabila suatu kondisi dari perulangan for i in range(inp-1,i,-1) terpenuhi maka akan berlanjut ke program berikut.

            print " ",
untuk mencetak kata yang berada dalam tanda ( “ ” ) berarti pada statement ini akan mencetak.

        for k in range(1,i,1) :
Apabila suatu kondisi dari perulangan for k in range(1,i,1) terpenuhi maka akan berlanjut ke program berikutnya.

            print "*",
Kemudian akan dilanjutkan Mencetak * hasil dari program, tanda “,” setelah string adalah operator untuk menggabungkan stirng dengan variabel yang ada

        for j in range(0,i,1) :
Apabila suatu kondisi dari perulangan for j in range(0,i,-1) terpenuhi maka akan berlanjut ke program berikut.

           print "*",
Kemudian akan dilanjutkan Mencetak * hasil dari program, tanda “,” setelah string adalah operator untuk menggabungkan stirng dengan variabel yang ada

        print ""
Untuk mencetak kata yang berada dalam tanda ( “ ” ) berarti pada statement ini akan mencetak.
   


print"\n"
Maksud Perintah diatas ialah untuk memberi spasi enter 1 kali

    y=raw_input("Apakah anda ingin melanjut lagi (y/t) = ")
Memberikan nilai lagi untuk variabel y , berarti mengulangi lagi program dari awal dan akan mencetak ("Apakah anda ingin melanjut lagi (y/t) =")
Kita bisa memilih apakah mau mengulanginya apakah tidak, misal mau mengulanginya tekan y , jika tidak tekan t .

Pada pengulangan dengan For, inisialisasi awal dan kondisi akhir ditentukan dengan menggunakan suatu variable kendali yang nilainya dibatasi dalam suatu range tertentu.

PANDANGAN HIDUP

A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
    
     Setiap manusia mempunyai pandangan hidup.Pandangan hidup
itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang.Pandangan hidup sendiri artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
     Dengan demikian pandangan hidup bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenerannnya. Atas dasar ini manusia hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.
          Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
tet
1) Pandangan Hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenerannya.
2) Pandangan Hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat
    pada negara tersebut.
3) Pandangan Hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif keberadaannya.

          Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. JIka organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut ideologi negara.
          Pandngan hidup dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita-cita ialah apa yang di inginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha dan perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebijakan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/ kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.

LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK

        Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimana bentuknya. Bagaimana kita memperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.
        Akan tetapi yang terpenting, kita seharusnya mempunyai langkah-langkah berpandangan hidup ini. Karena hanya dengan mempunyai langkah-langkah  tujuan kita dapat memperlakukan pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :
1) Mengenal
         Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu pandangan hidup. Tentunya kita yakin dan sadar bahwa setiap manusia itu pasti mempunyai pandangann hidup. maka kita dapat memastikan bahwa pandangan hidup itu ada sejak  manusia itu ada, dan bahkan hidup itu ada sebelum manusia turun ke dunia. Adam dan Hawalah dalam hal ini yang merupakan manusia pertama, dan berarti pula mereka mempunyai pandangan hidup yang digunakan sebagai pedoman dan yang memberi petunjuk kepada mereka.
          Sedangkan kita sebagai mahluk yang bernegara dan atau beragama pasti mempunyai padangan hidup  juga dalam beragama, khususnya Islam, kita mempunya pandangan hhidup yaitu Al Qur'an, Hadist dan ijamak Ulama, yang merupakan satu kesatuan dan tidak dapat dipisah-pisahkan satu sama lainnya.

2) Mengerti
         Tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. Mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri. Bila dalam bernegara kita berpandangan pada Pancasila, maka dalam pandangan hidup pada Pancasila kita hendaknya mengerti apa Pancasila dan bagaimana ketiganya itu mengatur kehidupan bernegara. Begitu juga bagai yang berpandangan hidup pada Agama Islam.
         Mengerti terhadap pandangan hidup di sini memegang peranan penting. Karena dengan mengerti, ada kecenderungan mengikuti apa yang terdapat dalam pandangan hidup itu.

 3) Menghayati 
          Langkah selanjutnya setelah mengerti pandangan hidup adalah menghayati pandangan hidup itu. Dengan menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran  pandangan hidup itu sendiri.
          Menghayati disini dapat diibaratkan menghayati nilai-nilai yang terkandung didalamnya, yaitu dengan memperluas dan memperdalam pengetahuan mengenai pandangan hidup itu sendiri. Langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam rangka menghayati ini, menganalisa hal-hal yang berhubungan dengan pandangan hidup, bertanya kepada orang yang dianggap lebih tahu dan lebih berpengalaman mengenai isi pandangan hidup itu atau mengenai pandangan hidup itu sendiri. Jadi dengan menghayati padangan hidup kita akan memperoleh mengenai beneran tentang pandangan hidup itu sendiri.
           Yang perlu diingat dalam langkah mengerti dan menghayati pandangan hidup itu, yaitu harus ada. Sikap penerimaan terhadap pandangan hidup ini ada dua alternatif yaitu penerimaan secara ikhlas dan penerimaan secara tidak ikhlas.
            Dengan kata lain langkah mengenai mengerti dan menghayati ini ada sikap penerimaan dan hal lain merupakan langkah yang menentukan terhadap langkah selanjutnya akan memperkuat keyakinannya. Akan tetapi bila sebaliknya langkah selanjutnya tidak berguna.

4) Meyakini
            Setelah mengetahui kebeneran dan validitas, baik secara kemanusiaan, maupun ditinjau dari segi kemasyarakatan maupun negara dari kehidupan di akherat, maka hendaknya kita menyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu. Manyakini ini merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
             Dengan menyakini berarti secara langsung ada penerimaan yang ikhlas terhadap pandangan hidup itu. Adanya sikap menerima secara ikhlas ini maka ada kecenderungan untuk selalu berpedoman kepadanya dalam segala tingkah laku dan tindak tanduknya selalu dipengaruhi oleh pandangan hidup yang diyakininya. Dalam menyakini ini penting juga adanya iman yang teguh. Sebab dengan iman yang teguh ini dia tak akan terpengaruh oleh pengaruh dari luar dirinya yang menyebabkan dirinya tersugesti.
             Contoh bahwa keyakinan itu penting dalam tingkah laku. Kita sebagai umat yang beragama Islam yakin bahwa Allah itu mempunyai sifat yang maha dari segala yang diantaranya adalah maha mengetahui. Sifat maha mengetahui ini membuat orang yang menyakininya selalu berbuat baik. Dalam hal ini adalah keyakinan yang sebenar-benarnya. Akan tetapi dalam kasus tertentu aada pula orang yang walaupun meyakininya selalu berbuat baik. Dalam hal ini adalah keyakinan yang sebenar-benarnya. Akan tetapi kasus tertentu ada pula orang yang walaupun menyakini, tetapi karena imannya tipis maka terpaksa melanggar ketentuannya.

5) Mengabdi
            Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan menyakini sesuatau yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain. Dengan mengabdi maka kita akan merasakan manfaatnya. Sedangkan perwujudan manfaat mengabdi ini dapat dirasakan oleh pribadi kita sendiri. Dan manfaatnya itu sendiri bisa terwujudan manfaat mengabdi ini dapat dirasakan oleh pribadi kita sendiri. Dan manfaat itu sendiri bisa terwujud di masa masih hidup dan atau sesudah meninggal yaitu di alam akherat.
            Dampak berpandangan hidup islam yang antara lain yaitu mengabdi kepada orang tua(kedua orang tua). Dalam mengabdi kepada orang tua bila didasari oleh pandangan hidup Islam maka akan cenderung untuk selalu disertai dengan ketaatan dalam mengikuti segala perintahnya. Setidak-tidaknya kita menyadari bahwa kita sudah selayaknya mengabdi kepada orang tua. Karena kita dahulu yaitu dari bayi sampai dapat berdiri sendiri dan diasuhnya dan juga di didiknya kepada hal yang baik.
           Oleh karena itu seharusnya mengabdi kepada orang tua kita dengan perwujudannya yang berupa perbuatan yang menyenangkan hatinya, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Artinya apapun yang menjadi hambatan dan tantangan kita untuk tidak mengabdi kepadanya harus selalu ditumbangkan.
             Jadi jika kita sudah mengenal, mengerti,menghayati, dan meyakini pandangan hidup ini, maka selayaknya disertai dengan pengabdian. Dan pengabdian ini hendaknya dijadikan pakaian, baik dalam waktu tentram lebih-lebih bila menghadapi hambatan, tantangan dan sebagainya.

Mengamankan 
       
            Mungkin sudah merupakan sifat manusia bahwa bila sudah mengabdikan diri pada suatu pandangan hidup lalu ada orang lain yang mengganggu dan atau menyalahkannya tentu dia tidak menerima dan bahkan cenderung untuk mengadakan perlawanan. Hal ini karena kemungkinan merasakan bahwa dalam berpandangan hidup itu dia telah mengikuti langkah-langkah sebelumnya dan langkah-langkah yang ditempuhnya itu telah dibuktikan kebenarannya sehingga akibatnya bila ada orang lain yang menganggunya maka dia pasti akan mengadakan suatu respon entah respon itu berwujud tindakan atau lainnya.
             Proses mengamankan ini merupakan langkah terakhir. Tidak mungkin atau sedikit kemungkinan bila belum mendalami langkah sebelumnya lalu akan ada prosesnya mengamankan ini. Langkah yang terakhir ini merupakan langkah terberat dan benar-benar membuutuhkan iman yang teguh dan kebeneran dalam menaggunglangi segala sesuatu demi tegaknya pandangan hidup itu.
             Misalnya seorang yang beragama Islam dan berpegang teguh kepada pandangan hidupnya. lalu  suatu ketika dia dicela baik secara langsung ataupun secara tidak langsung, maka jelas dia tidak menerima celaan itu. Bahkan bila ada orang yang ingin merusak atau bahkan ingin memusnahkan agama Islam baik terang-terangan ataupun secara diam-diam, sudah tentu dan sudah selayaknya kita mengadakan tindakan terhadap segala sesuatu yang menjadi pengganggu.




Jumat, 13 April 2012

PERTEMUAN KE 1 PYTHON LAPORAN AKHIR



Listing Program
praktikum = "Algoritma Pemrograman 2"
print "Berikut ini contoh program penjumlahan"-]-=]
nama = raw_input("Masukkan nama Anda : ")
npm = input("Masukkan npm Anda : ")
print "Praktikum : ", praktikum
print "Nama : ", nama
print "NPM : ", npm
a = 50
b = 50
hasil = a + b
print "hasil = a + b"
print "hasil = %d + %d" % (a,b)
print "hasil = %d" % (hasil)

Logika

praktikum = "Algoritma Pemrograman 2"
suatu kondisi praktikum  = "Algoritma Pemrograman 2" dipenuhi maka program akan menjalankan baris perintah yang ada di dalam suatu blok.
print "Berikut ini contoh program penjumlahan"
Hasilnya akan menampilkan string " Berikut ini contoh program penjumlahan"
nama = raw_input("Masukkan nama Anda : ")
suatu kondisi nama = raw_input("Masukkan nama Anda : ")dipenuhi maka program akan menjalankan baris perintah yang ada di dalam suatu blok.
npm = input("Masukkan npm Anda : ")
suatu kondisi npm = input("Masukkan npm Anda : ") dipenuhi maka program akan menjalankan baris perintah yang ada di dalam suatu blok
print "Praktikum : ", praktikum
Hasilnya akan menampilkan string  praktikum = "Algoritma Pemrograman 2"
print "Nama : ", nama
Hasilnya akan menampilkan string "Masukkan npm Anda : "
print "NPM : ", npm
Hasilnya akan menampilkan string "Masukkan npm Anda : "
a = 50
nilai a sama dengan 50
b = 50
nilai b sama dengan 50
hasil = a + b
hasil sama dengan jumlah nilai a dan b
print "hasil = a + b"
Hasilnya akan menampilkan string "hasil = a + b"
(hasil sama dengan jumlah nilai a+ b)
print "hasil = %d + %d" % (a,b)
Hasilnya akan menampilkan string "hasil = %d + %d" % (a,b)
print "hasil = %d" % (hasil)
Hasilnya akan menampilkan string "hasil = %d" % (hasil)

Output ProgramDescription: D:\python\program1.png

Materi Python
KONSEP DASAR PYTHON  

Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bahasa skrip tingkat tinggi pada sistem operasi terdistribusi Amoeba. Bahasa pemrograman ini menjadi umum digunakan untuk kalangan engineer seluruh dunia dalam pembuatan perangkat lunaknya, bahkan beberapa perusahaan menggunakan python sebagai pembuat perangkat lunak komersial.
Python merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya,tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI(antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya.


Sejarah Python

Python dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Amsterdam sebagai
kelanjutan dari bahasa pemrograman ABC. Versi terakhir yang dikeluarkan CWI adalah 1.2.
Tahun 1995, Guido pindah ke CNRI sambil terus melanjutkan pengembangan Python. Versi terakhir yang dikeluarkan adalah 1.6. Tahun 2000, Guido dan para pengembang inti Python pindah ke BeOpen.com yang merupakan sebuah perusahaan komersial dan membentuk BeOpen PythonLabs. Python 2.0 dikeluarkan oleh BeOpen. Setelah mengeluarkan Python 2.0, Guido dan beberapa anggota tim PythonLabs pindah ke DigitalCreations.
Saat ini pengembangan Python terus dilakukan oleh sekumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido
dan Python Software Foundation. Python Software Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hak cipta intelektual Python sejak versi 2.1 dan dengan demikian mencegah Python dimiliki oleh perusahaan komersial. Saat ini distribusi Python sudah mencapai versi 2.6.1 dan versi 3.0. Nama Python dipilih oleh Guido sebagai nama bahasa ciptaannya karena kecintaan guido pada acara televisi Monty Python s Flying Circus. Oleh karena itu seringkali ungkapan-ungkapan khas dari acara
tersebut seringkali muncul dalam korespondensi antar pengguna Python.
Aplikasi bahasa phyton

·         Perangkat bantu shell. Tugas-tugas sistem administrator, program baris perintah.
·         Kerja bahasa ekstensi. Antarmuka untuk pustaka C/C++, kustomisasi
·         Pembuatan prototipe secara cepat/pembuatan sistem aplikasi. Prototipe yang dapat dibuang atau sesuai dengan permintaan.
·         Modul berdasarkan bahasa pemrograman. Pengganti dari penulisan parser khusus.
·         Antarmuka pengguna grafis. Penggunaan GUI API sederhana dan canggih.
·         Pengaksesan basisdata. Penyimpanan objek tetap, antarmuka sistem SQL.
·         Pemrograman terdistribusi. Penggunaan API mekanisme client/server terintegrasi.
·         Skrip internet. Skrip CGI, antarmuka HTTP, Aplet WWW, dan lainnya.
Mengapa Menggunakan Python

Sisi utama yang membedakan Python dengan bahasa lain adalah dalam hal aturan penulisan kode program. Bagi para programmer di luar python siap-siap dibingungkan dengan aturan indentasi, tipe data, tuple, dan dictionary. Python memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan bahasa lain terutama dalam hal penanganan modul, ini yang membuat beberapa programmer menyukai python. Selain itu python merupakan salah satu produk yang opensource, free, dan multiplatform.

Beberapa fitur yang dimiliki Python adalah:
·         memiliki kepustakaan yang luas; dalam distribusi Python telah disediakan modul-modul siap pakai untuk berbagai keperluan.
·         memiliki tata bahasa yang jernih dan mudah dipelajari.
·         memiliki aturan layout kode sumber yang memudahkan pengecekan, pembacaan kembali dan
·         penulisan ulang kode sumber.
·         berorientasi obyek.
·         memiliki sistem pengelolaan memori otomatis (garbage collection, seperti java)
modular, mudah dikembangkan dengan menciptakan modul-modul baru; modul-                               modul tersebut dapat dibangun dengan bahasa Python maupun C/C++.
memiliki fasilitas pengumpulan sampah otomatis, seperti halnya pada bahasa pemrograman Java, python memiliki fasilitas pengaturan penggunaan ingatan komputer sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan ingatan komputer secara langsung.






Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan :

·         Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada masa pembuatan system aplikasi meningkat.
·         Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksible.
·         Manajemen memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari pencatatan kode
·         Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan system aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada
·         Pemrograman berorientasi objek
·         Pelekatan dan perluasan dalam C
·         Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular
·         Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil
·         Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa
             menghentikannya
·         Model objek universal kelas Satu
·         Konstruksi pada saat aplikasi berjalan
·         Interaktif, dinamis dan alamiah
·         Akses hingga informasi interpreter
·         Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports
·         Kompilasi untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan melindungi kode sumber
·         Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat Bantu system, GUI, persistence, database, dll

Kekurangan:

·         Beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
·         Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik untuk pengantar komponen performa kritis.
·         Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan skrip antarmuka untuk mereka.
·         Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas tradeoff by dengan tidak memberikannya secara menyeluruh.
·         Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkatbantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.



STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON

Aturan Penulisan

·        Program-program yang ditulis dalam Python secara khas jauh lebih pendek dibandingkan dengan program-program C atau C++, karena beberapa pertimbangan:
·        tipe data tingkat tinggi digunakan untuk menyatakan operasi kompleks dalam suatu statemen tunggal;
·        pengelompokan statemen telah selesai dengan indentasi sebagai pengganti dari pengurungan mulai dan akhiran;
·        tidak ada deklarasi-deklarasi argumentasi atau variabel yang diperlukan.

Indentasi

Bahasa pemograman Python adalah bahasa pemograman yang mudah dibaca dan terstruktur, hal ini karena digunakannya sistem indentasi. Yaitu memisahkan blok - blok program dengan susunan indentasi. Jadi untuk memasukan sub - sub program dalam suatu blok, sub - sub program tersebut diletakkan satu atau lebih spasi dari kolom suatu blok program.Python memiliki sedikit perbedaan pada cara penulisan program dengan bahasa pemrograman yang lain seperti C/Java. Kalau pada C/Java menggunakan tanda kurung sebagai pemisah blok program, di Python kita hanya menggunakan spasi sebagai pemisah blok program yang biasa disebut sebagai Indentasi. Karena Python menjalankan perintah secara berurutan, maka kita harus pintar menyusun perintah agar mendapatkan hasil seperti yang diinginkan.
if a = b :
|print a, 'sama dengan', b
else :
|print a, 'tidak sama dengan', b
Pada contoh diatas kita dapat melihat jika suatu kondisi a = b dipenuhi maka
program akan menjalankan baris perintah yang ada di dalam suatu blok kondisi
tersebut, yang ditandai dengan penggunaan satu spasi atau lebih dari blok kondisi
sebelumnya, dalam contoh diatas perintah yang akan dilaksanakan jika suatu
kondisi diatasnya terpenuhi menggunakan dua (2) spasi, sedangkan pada
pernyataan else, menggunakan satu spasi. Perbedaan penggunaan spasi ini tidak
dianjurkan meskipun dalam program Python dibenarkan, karena struktur program
akan lebih sulit dibaca. Seharusnya blok-blok program diatas adalah sebagai
berikut :

if a = b :
|print a, 'sama dengan', b #Menggunakan 2 spasi
else :
|print a, 'tidak sama dengan', b #Menggunakan 2 spasi



Baris Perintah
Dalam Python, program tersebut dapat langsung dijalankan sebagai berikut:
print "Hello Python!"
Hasilnya akan menampilkan string "Hello Python!" sebagai berikut : Hello Python!
Bandingkan dengan Kedua bahasa pemograman di bawah ini :
Java :
class hello Python {
public static void main(String argsp[]) {
System.out.println(“Hello Python”); }
}
C/C++ :
# Untuk C
#include
int main() {
printf(“Hello Python!”); return 0;
}
#Untuk C++
#include
int main() {
cout << “Hello Python!”);
}
tanda kutip dua ("), yang berarti tempat nilai string diletakkan pada program ini tidak akanditampilkan pada layar.Sebuah kalimat perintah adalah sebuah instruksi yang dapat dieksekusi oleh interpreter Python. Kita telah melihat dua jenis kalimat perintah, yakni print dan pendeklarasian nilai.Pada saat Anda mengetikkan kalimat perintah pada prompt perintah, maka python mengeksekusinya dan langsung menampilkan hasilnya. Jika ada, hasil dari perintah print adalah sebuah nilai. Pendeklarasian nilai tidak menampilkan hasil. Pada sebuah script biasanya berisikan beberapa kalimat perintah. Jika lebih dari satu kalimat perintah, hasilnya akan tampil sesuai dengan kalimat perintah yang dieksekusi.
Contohnya:
>>> print 1
>>> x = 2
>>> print x
Menghasilkan hasil;
1
2
Sekali lagi, sebuah pendeklarasian nilai tidak menghasilkan output.








Keterangan Program

Dalam proses debugging, suatu keterangan / komentar instruksi program sangat berguna sekali dalam pembacaan suatu kode. Pada umumnya komentar berisi keterangan tentang kegunaan suatu fungsi itu. Sintaksnya adalah tanda kres atau tanda pagar "#". Setelah meletakkan tanda tersebut, kita dapat mengetikkan kalimat apa saja yang berhubungan dengan suatu instruksi perintah, sebab apapun kalimat tersebut tidak akan mempengaruhi jalannya program dan tidak akan di proses oleh interpreter. Jika interpreter menemukan tanda ini maka mulai tanda ini sampai akhir baris akan
dianggap sebagai keterangan.
print Hello! #Mencetak string "Hello!" ke layar.
# belajar python

Variabel

Sebuah variabel adalah sebuah nama yang mempunyai sebuah nilai. Pendeklarasian kalimat membuat sebuah variabel - variabel baru dan memberinya nilai.
>>> a = "belajar Python"
>>> b = 5
>>> phi = 3.14
Pada contoh di atas, pendeklarasian tersebut menciptakan 3 variabel baru. Pendeklarasian pertama, menunjukkan string "belajar Python" ke sebuah variabel yang bernama a. Kedua, variabel b diberi nilai 5 sebagai integer. Dan yang terakhir variabel phi diberi nilai 3.14 sebagai nilai pecahan. Cara yang umum untuk pemberian nama variabel adalah dengan tanda panah menunjuk ke nilai variabel tersebut. Jenis ini dinamai dengan state diagram karena menunjukkan nilai - nilai yang merupakan nilai dari variabel - variabel tersebut, contohnya :
a => "belajar Python"
b => 5
phi => 3.14
perintah print juga berlaku untuk kalimat di atas.
>>> print a
Belajar Python
>>> print b
5
>>> print phi
3.14











Nama Variabel

Pada umumnya, programmer memakai nama variabel sesuai dengan keterangan isi dari variabel tersebut dan variabel juga merupakan simbol yang mewakili nilai tertentu. Pembuatan variabel dalam python sangat sederhana. Berikut adalah ketentuan mengenai variabel dalam pyton,
Variabel tidak perlu dideklarasikan mempunyai tipe data tertentu
Jenis data dalam variabel dapat berubah-ubah
Penulisan variabel harus diawali dengan huruf, dan untuk karakter selanjutnya bisa
   berupa huruf atau angka
Dapat berupa huruf Kapital, tetapi bersifat case-sensitive, nama Kapital dengan     kapital adalah variabel yang berlainan.
Penulisan variabel tidak boleh dipisah oleh
Untuk variabel yang terdiri dari 2 suku kata, dapat dipisah dengan simbol underscore (_ ) seperti nama_saya, nama_variabel_nama.Statemen yang tidak boleh dijadikan nama variabel adalah keywords pada Python.
Contoh :
>>> 123satu = "angka"
variabel 123satu adalah penamaan variabel tidak benar karena diawali dengan sebuah angka.
>>> lebih$ = 50000
lebih$ juga tidak benar karena terdapat karakter yang tidak semestinya ada dalam penamaan
variabel.

Keyword / Kata Kunci

Kata kunci mendefinisikan aturan - aturan dan struktur bahasa, dan mereka tidak dapat
digunakan sebagai nama variabel.Python mempunyai 28 kata kunci:
and Continue else for Import not Raise
assert def except from In or return
break del exec global Is pass Try
class elif finally if Lambda print while
Anda mungkin ingin menyimpan daftar - daftar ini, pada saat interpreter mengeluarkan kesalahan sintaks dari salah satu nama variabel Anda dan Anda tidak mengetahui penyebabnya, lihat mereka pada daftar ini.

Mengevaluasi Ekspresi

Sebuah ekspresi adalah kombinasi dari nilai-nilai, variabel-variabel, dan operator-operator.Jika Anda mengetikkan sebuah ekspresi pada modus baris perintah, interpreter langsung mengevaluasinya dan menampilkan hasilnya.
>>> 2 + 3
5
Sebuah nilai juga dikenal sebagai ekspresi, begitu juga dengan variabel.
>>> 55
55
>>> x
6
Mengevaluasi sebuah ekspresi tidak sama dengan mencetak sebuah nilai.
>>> kalimat =”python adalah bahasa pemrograman”
>>> kalimat
”python adalah bahasa pemrograman”
>>> print kalimat
python adalah bahasa pemrograman
Pada saat Python menampilkan nilai dari sebuah ekspresi, format yang sama juga akan
digunakan untuk menampilkan sebuah nilai. Contoh kasus pada string, yang berarti tanda kutip 2(”)
juga ditampilkan pada saat mengevaluasi sebuah ekspresi. Tetapi pada saat mengevaluasi perintah
print, print menampilkan nilai dari string tersebut (tanpa tanda kutip 2).
Pada sebuah script, ekspresi dapat berupa kalimat perintah yang benar, tetapi tidak akan
menghasilkan nilai dan tampilan hasil apapun.


Contohnya :
17
3.2
”Hello Python”
2 + 3
Tidak menghasilkan nilai apapun sama sekali.

Memulai Python

Bahasa ini sudah terinstal secara default di semua distro Linux. Jadi hanya menuju Terminal,
lalu ketik python maka akan masuk ke lingkungan python. Jika pada Windows ketik
python pada Command Prompt / run, diasumsikan bahwa python sudah terinstal pada sistem operasi Windows atau klik tombol start Program Python24 IDLE(Python GUI).
Maka akan muncul prompt Interpreter dari Python,Modus penulisan kode python dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu
1. Menggunakan mode interaktif
2. Menggunakan Skrip





Menggunakan Mode Interaktif

Menggunakan mode interaktif berarti kita bekerja menggunakan Prompt interpreter dari python. Penulisan kode python dilakukan per-statemen, contohnya,
>>> print “Hello Python”
Hello Python
Statemen “Hello Python” adalah hasil eksekusi dari perintah “print “Hello Python””. Dengan menggunakan prompt interpreter python, kita dapat melakukan ujicoba setiap statemen-statemen atau fungsi-fungsi yang ada pada Python.

Menggunakan Skrip

Dengan menyimpan perintah - perintah python dalam satu file, yang disebut selanjutnya
sebagai script. Contohnya kita mengetikkan perintah-perintah python dengan menggunakan text editor seperti vi,notepad, dll. Pada umumnya file yang berisi script tersebut di simpan dengan extension / akhiran ".py".Misalnya :
#Mencetak kata
print ”Contoh Program menggunakan skrip pada Python”
perintah tersebut kita simpan dengan nama file "contoh1.py", kemudian untuk
mengeksekusinya kita panggil program interpreter python dengan cara :
file open file yg akan dijalankan lalu run (F5)
>>> 
Contoh Program menggunakan skrip pada Python
maka interpreter mengeksekusi script tersebut dengan hasil Contoh Program menggunakan skrip
pada Python.